Sebelum Dijemput Nenek
Sutradara: Fajar Martha Santosa
Sinopsis
Hestu (Angga Yunanda) dan Akbar (Dodit Mulyanto) adalah saudara kembar. Hestu merantau ke kota, sementara Akbar tinggal di kampung bersama Nenek. Hubungan Hestu dengan keluarganya retak hingga ia bersumpah hanya akan pulang jika Nenek meninggal. Ucapan jadi kenyataan. Nenek wafat tepat pada hari keramat, Sabtu Wage bulan 6 tanggal 6, jam 6.. Konon, siapa pun yang meninggal di hari itu akan gentayangan sampai ada yang menemaninya ke alam baka. Sejak saat itu, arwah Nenek memburu Hestu dan Akbar untuk ikut bersamanya. Teror semakin menjadi-jadi, memaksa dua bersaudara ini mencari cara menghentikannya termasuk membuat kekacauan di desa demi mencari “pendamping” bagi Nenek di alam baka. Mampukah mereka selamat dari jeratan arwah Nenek?
Pemeran
Film Terbaru
Film Berkaitan
Segera Tayang
Ulasan Penonton
Sebelum Dijemput Nenek punya premis menarik sebagai film kengerian dan komedi, tapi eksekusinya masih bisa lebih baik. Ada beberapa momen yang saya nikmati meski kurang konsisten.
Film ini menghadirkan konsep kengerian dan komedi yang unik. Sebelum Dijemput Nenek mungkin bukan yang terbaik di genre-nya, tapi masih ada hal yang bisa diapresiasi.
Masih bisa menikmati Sebelum Dijemput Nenek sebagai hiburan ringan. Meski ratingnya biasa, film ini punya momen-momen yang cukup entertaining.
Sebelum Dijemput Nenek (2026) tidak buruk untuk ditonton sekali. Ada usaha dalam pengembangan ceritanya meski hasilnya belum maksimal.
Sebagai film kengerian dan komedi, Sebelum Dijemput Nenek masih bisa menghibur. Beberapa elemen produksinya lumayan, tapi ceritanya perlu lebih dikembangkan.